Developer Ethereum menambal bug pada upgrade Glamsterdam yang akan datang, yang berpotensi memungkinkan sebuah operator mengklaim ETH yang seharusnya diperuntukkan bagi validator baru. Perbaikan ini menutup skenario kehilangan dana sebelum ada layanan staking yang benar-benar merugi, dan sebelum upgrade ini sampai ke jaringan live.
Apa yang sebenarnya terjadi
Perbaikan ini, yang digabungkan (merged) pada 26 Oktober 2026, mengubah cara deposit validator yang tertunda diproses, menurut CoinDesk. Peneliti bernama Avsetsin, yang terdaftar sebagai anggota organisasi GitHub Lido, menemukan bahwa seorang operator yang mendaftar sebagai builder dengan kunci publik tertentu bisa mengklaim deposit builder sekaligus deposit validator, jika sebuah layanan staking menggunakan kunci yang sama. "Operator tersebut bisa menarik dana protokol," tulis Avsetsin. Developer sempat menolak usulan perbaikan ini pada 19 Oktober 2026. Justin Traglia, yang memelihara spesifikasi konsensus Ethereum, mengatakan "belum ada cukup dukungan dari client untuk membuat perubahan ini saat ini." Setelah pengujian tambahan, Traglia akhirnya menggabungkan perbaikan tersebut pada 26 Oktober 2026. Tidak ada laporan kerugian.
Secara terpisah, perusahaan treasury Ethereum, Bitmine, menambah kepemilikan sebesar 10.452 ETH dan menghabiskan $46 juta untuk buyback saham, seiring pernyataan chairman Tom Lee bahwa "pasar bull kripto sedang berlangsung," menurut The Block. ETH diperdagangkan di $2.345, naik +0,36% dalam 24 jam, dengan titik tertinggi $2.337 dan terendah $2.296 selama periode yang sama.
Bagaimana situasi ini terjadi
Glamsterdam adalah upgrade besar Ethereum berikutnya. Upgrade ini memisahkan proses pembuatan blok dari validasi, sebuah desain yang disebut proposer-builder separation. Builder menyusun blok, sementara validator, yang melakukan staking ETH untuk mengamankan jaringan, memilih blok mana yang dikonfirmasi. Upgrade ini sudah berjalan di jaringan testnet Sepolia, tetapi peluncurannya di jaringan testnet Hoodi pada 26 Oktober ditunda setelah developer menemukan cacat pada sistem deposit. Penundaan itu memberi waktu tambahan bagi para peneliti untuk menyelidiki skenario kunci publik bersama ini sebelum Glamsterdam mencapai jaringan live, sebuah rangkaian peristiwa yang diuraikan oleh CoinDesk.
Mengapa ini penting bagi Anda
Bagi para staker, perbaikan ini menghilangkan skenario di mana deposit sebuah layanan staking bisa menjadi tidak bisa dipulihkan kembali, risiko yang relevan bagi protokol seperti Lido, Origin, dan Rocket Pool yang mengumpulkan ETH pengguna ke dalam validator. Bagi tim client, spesifikasi yang sudah digabungkan ini berarti kode baru harus dirilis dulu sebelum tanggal mainnet ditetapkan. Bagi pemegang ETH, kejadian ini menunjukkan bahwa pengujian bisa menangkap bug berisiko dana sebelum peluncuran. Para builder yang mengerjakan proposer-builder separation kini punya contoh konkret untuk menangani kasus kunci bersama di berbagai jenis deposit.
Pertanyaan besarnya
Peta jalan Ethereum terus memisahkan peran-peran yang dulunya menyatu, pembuatan blok, validasi, staking. Setiap pemisahan menambah satu titik koordinasi baru, tempat identifier bersama atau kasus tepi (edge case) bisa memindahkan dana secara tak terduga. Seberapa banyak kompleksitas tambahan yang bisa ditanggung jaringan terdesentralisasi, sebelum koordinasi itu sendiri justru menjadi sumber risiko utama?
Yang perlu dipantau
Glamsterdam masih membutuhkan tanggal baru untuk testnet Hoodi sebelum developer bisa menjadwalkan peluncuran mainnet. Tim client harus lebih dulu mengimplementasikan aturan pengurutan deposit yang telah direvisi. Bitmine melaporkan total gabungan kripto, kas, dan sekuritas senilai $15 miliar per 25 Oktober 2026, angka yang patut dipantau untuk pergerakan treasury selanjutnya.
Artikel ini bersifat informasi, bukan nasihat keuangan. Harga adalah cuplikan sesaat dan terus berubah. Tidak ada bagian dari artikel ini yang merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual aset apa pun. Lakukan riset Anda sendiri.



