Goldman Sachs Akhirnya Prediksi Kenaikan Suku Bunga Fed

By bonuz NewsroomPublished September 13, 2026
Fed Rate Hike: Goldman Sachs Drops Its No-Hike Forecast

Goldman Sachs diam-diam mencabut prediksinya bahwa Federal Reserve tidak akan menaikkan suku bunga, pada Jumat malam. Menurut CoinDesk, Goldman menjadi bank besar terakhir yang melakukan perubahan ini. Hal ini penting karena ketika seluruh bank besar sepakat soal arah suku bunga, pasar bereaksi cepat, termasuk harga kripto yang terkait dengan likuiditas dolar.

Apa yang sebenarnya terjadi

Goldman Sachs menarik kembali prediksinya soal suku bunga yang akan ditahan pekan depan, pada Jumat malam, menurut CoinDesk. Sebelumnya, Goldman menjadi satu-satunya institusi besar Wall Street yang masih memperkirakan The Fed akan menahan suku bunga. Dengan perubahan sikap Goldman ini, seluruh bank besar yang dipantau media tersebut kini memperkirakan akan ada kenaikan suku bunga pada pertemuan mendatang. Laporan itu juga mengutip seorang ekonom yang menyebut bahwa kenaikan suku bunga yang diperkirakan ini lebih didorong oleh kekhawatiran soal stabilitas Wall Street, bukan data inflasi. CoinDesk tidak menyebutkan nama ekonom tersebut maupun rincian angka suku bunga dalam materi yang tersedia. Laporan tersebut juga tidak menyebutkan tanggal pasti pertemuan atau besaran kenaikan suku bunga yang diperkirakan.

Bagaimana situasi ini bisa terjadi

Sebelum Jumat, para pengamat pasar memiliki pandangan yang terpecah soal langkah selanjutnya dari The Fed. Bank-bank besar secara bertahap mengubah prediksi mereka ke arah kenaikan suku bunga dalam beberapa pekan terakhir, sehingga Goldman Sachs menjadi satu-satunya yang masih bertahan dengan prediksi tanpa perubahan. Perubahan sikap Goldman ini menandai momen langka berupa konsensus penuh di antara para peramal top Wall Street menjelang keputusan The Fed. Kesepakatan seperti ini jarang terjadi, karena para ekonom bank biasanya memiliki pandangan berbeda berdasarkan model inflasi dan ketenagakerjaan masing-masing. Perubahan ini menunjukkan bahwa para peramal kini melihat sinyal yang lebih kuat dibandingkan beberapa pekan sebelumnya, meski materi sumber tidak merinci apa yang memicu perubahan tersebut.

Mengapa ini penting bagi Anda

Bagi pemegang kripto, konsensus Wall Street yang seragam soal suku bunga sering kali menandakan volatilitas jangka pendek yang lebih tinggi, karena aset berisiko bereaksi cepat terhadap ekspektasi suku bunga. Jika The Fed benar-benar bergerak sesuai perkiraan bank-bank besar, likuiditas dolar bisa mengetat, yang berdampak pada arus stablecoin dan posisi kripto dengan leverage. Para pembuat produk yang mengamati adopsi perangkat keras dan AR perlu mencatat bahwa kebijakan moneter yang lebih ketat dapat memperlambat siklus pendanaan modal ventura, meski laporan ini tidak menyertakan data pendanaan. Pengguna yang memegang kripto selama periode ini mungkin akan melihat fluktuasi harga jangka pendek yang lebih terkait dengan berita suku bunga dibandingkan fundamental proyek. Efek langsungnya bergantung pada keputusan aktual The Fed, yang belum dikonfirmasi dalam materi sumber.

Pertanyaan besar di baliknya

Jika keputusan suku bunga The Fed lebih didorong oleh stabilitas Wall Street ketimbang data inflasi, apa artinya ini bagi independensi bank sentral yang sesungguhnya? Pasar yang dibangun atas asumsi kebijakan berbasis data mungkin perlu memikirkan ulang cara membaca sinyal ke depan. Pertanyaan ini tidak hanya berlaku untuk keputusan suku bunga kali ini, tetapi menyentuh semua kelas aset yang bereaksi terhadap panduan The Fed, termasuk pasar kripto yang bergerak berdasarkan ekspektasi likuiditas, bukan semata-mata fundamental.

Yang perlu dipantau

Menurut laporan yang dipublikasikan pada 13 September 2026, pertemuan The Fed yang dimaksud jatuh pada pekan berikutnya, meski tanggal pastinya tidak disebutkan. Pasar akan memantau apakah The Fed akan mengikuti prediksi seragam bank-bank besar berupa kenaikan suku bunga, atau justru menahan suku bunga. Hasil yang mengejutkan bisa menggerakkan harga kripto dan aset berisiko dengan cepat, sebuah dinamika yang layak dipantau oleh siapa pun yang mengamati siklus pendanaan perangkat keras Web3, termasuk di bonuz.

Keep reading