Pasar saham AS baru saja dibuka, dan Bitcoin diperdagangkan di $82.491, turun -0,92% dalam 24 jam terakhir. Ethereum berada di $2.468, turun -1,37%. Trader tengah menanti rilis data inflasi AS, yang menjadi penggerak utama pasar kripto dan saham hari ini.
Apa yang sebenarnya terjadi
Harga Bitcoin kini berada di $82.491, turun -0,92% dalam 24 jam terakhir, bergerak antara level tertinggi $84.025 dan terendah $82.646, menurut data snapshot pasar bonuz. Volume perdagangan 24 jam mencapai $28,71 miliar dengan kapitalisasi pasar sebesar $1,66 triliun. Ethereum diperdagangkan di $2.468, turun -1,37%, dengan rentang 24 jam antara $2.475 hingga $2.525. Volumenya mencapai $9,77 miliar dan kapitalisasi pasarnya sebesar $301,47 miliar. CoinDesk melaporkan bahwa Bitcoin sempat menyentuh $84.025 sebelum kembali melemah, seiring trader menunggu data inflasi AS.
Bagaimana ceritanya
Pasar telah bersiap sepanjang minggu menghadapi rilis data inflasi AS, data yang kerap memengaruhi selera risiko di pasar saham maupun kripto. CoinDesk menyebutkan bahwa altcoin secara umum berkinerja lebih buruk dibanding Bitcoin semalam. Di sisi lain, The Block melaporkan bahwa Evernorth, setelah debutnya di Nasdaq, berencana melakukan langkah bertahap menuju strategi lending dan yield XRP dengan menggandeng Ripple, Kraken, Coinbase, dan BitGo. Langkah ini menunjukkan meningkatnya minat institusional untuk memanfaatkan aset kripto dalam jumlah besar.
Mengapa ini penting bagi Anda
Bagi pemegang aset, data inflasi hari ini bisa menentukan arah sesi perdagangan AS selanjutnya, meski tak ada yang bisa memastikan ke arah mana harga akan bergerak. Selisih antara level tertinggi Bitcoin di $84.025 dan harga saat ini di $82.491 menunjukkan betapa cepatnya sentimen pasar bisa berubah. Berita soal Evernorth menandakan bahwa pemegang XRP dalam jumlah besar mulai mencari yield, bukan sekadar menyimpan aset, sebuah tren yang patut terus dipantau. Ethereum tercatat lebih jauh dari level tertinggi 24 jamnya dibanding Bitcoin, menandakan altcoin tertinggal hari ini.
Pertanyaan besarnya
Jika semakin banyak pemegang besar mulai memanfaatkan aset treasury seperti XRP lewat strategi lending dan yield, apakah itu mengurangi tekanan jual saat sesi volatil, atau justru menambah risiko counterparty baru? Pertanyaan ini penting bagi siapa pun yang menyimpan saldo kripto dalam jumlah besar di tengah minggu-minggu makro yang penuh ketidakpastian seperti ini.
Yang perlu diperhatikan
Trader tengah menantikan rilis data inflasi AS yang disebut CoinDesk, meski waktu pastinya belum diumumkan. Langkah bertahap Evernorth menuju lending XRP, seperti dilaporkan The Block, juga patut dipantau seiring munculnya detail baru. bonuz akan melaporkan kembali level BTC dan ETH pada pembukaan sesi AS berikutnya.
Artikel ini bersifat informatif, bukan nasihat finansial. Harga yang tercantum adalah snapshot dan terus berubah. Tidak ada bagian dari artikel ini yang merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual aset apa pun. Lakukan riset Anda sendiri.



