Starknet: 93,5% Suara Dukung Opsi Keluar dari Ethereum

By bonuz NewsroomPublished October 25, 2026
Starknet Votes 93.5% to Explore Independent L1 Exit

Pemegang token Starknet (STRK) melakukan voting pada 24 Oktober 2026 dan menyetujui proposal riset untuk menjadikan Starknet jaringan Layer 1 independen yang tahan kuantum, lepas dari Ethereum, dengan dukungan lebih dari 93,5% suara. Voting ini baru menyetujui tahap riset, bukan langkah pindah itu sendiri, namun menjadi ujian seberapa kuat komitmen Layer 2 besar terhadap Ethereum di tengah kematangan ekosistemnya.

Apa yang sebenarnya terjadi

Pemegang STRK memberikan suara pada 24 Oktober 2026, mendukung proposal riset dengan lebih dari 93,5% kekuatan voting. Proposal ini meminta StarkWare mengkaji kemungkinan memindahkan Starknet dari status Layer 2 Ethereum menjadi jaringan Layer 1 independen yang tahan kuantum. StarkWare berencana merilis draf whitepaper pada November 2026. Voting ini hanya mencakup tahap riset; migrasi aktual tetap membutuhkan persetujuan tata kelola terpisah, menurut Wu Blockchain. Di sisi lain, Uniswap Labs meluncurkan Aggregator Hooks di Ethereum, Base, dan Robinhood Chain, yang menarik likuiditas dari Fluid, Curve, dan PancakeSwap ke pool Uniswap v4. Dari sisi pasar, ETH diperdagangkan di $2.345, naik +2,33% dalam 24 jam, dengan level tertinggi $2.368 dan terendah $2.293. Volume perdagangan mencapai $6,73 miliar dan kapitalisasi pasar berada di $286,48 miliar.

Bagaimana kita sampai di titik ini

Starknet merupakan salah satu zero-knowledge rollup paling awal di Ethereum, dirancang untuk mewarisi keamanan Ethereum sekaligus menskalakan transaksi. Pertanyaan soal kemandirian Layer 2 makin mengemuka seiring rollup yang kian matang dan sebagian mulai menjajaki lapisan settlement mereka sendiri. Voting ini muncul di tengah periode berat bagi token-token terkait Ethereum: The Defiant melaporkan ether sempat jatuh di bawah $2.345, dengan kerugian 14,7% dalam 28 hari dan tertinggal 9,15 poin persentase dari bitcoin, sementara ETF ether AS kembali mencatat arus keluar pada 22 Oktober.

Mengapa ini penting bagi Anda

Bagi pemegang STRK, voting ini menandakan StarkWare serius menjajaki kemandirian penuh, yang bisa mengubah utilitas token, aliran fee, dan kekuatan tata kelola. Bagi pengembang Ethereum, ini menjadi preseden: jika sebuah rollup besar bisa memilih opsi keluar, rollup lain mungkin mencoba jalan serupa, menggeser likuiditas dan perhatian developer di seluruh ekosistem. Bagi pemegang ETH, kenaikan +2,33% hari ini menjadi jeda setelah periode di mana ether tertinggal dari bitcoin dan mengalami arus keluar ETF. Semua ini belum mengubah peran Ethereum sebagai lapisan settlement utama saat ini, tapi menambah variabel yang akan terus dipantau builder dan alokator modal hingga tahun depan.

Pertanyaan besarnya

Voting riset Starknet memunculkan pertanyaan besar bagi seluruh ekosistem rollup. Jika salah satu Layer 2 terbesar Ethereum bisa serius mengkaji kemandirian, berapa banyak rollup lain yang akhirnya akan mempertimbangkan jalan yang sama? Dan jika beberapa rollup benar-benar bergerak menjadi chain mandiri, apakah itu akan melemahkan peran Ethereum sebagai lapisan settlement default, atau justru hanya menggambar ulang di mana aktivitas settlement itu berlangsung di jaringan yang lebih luas?

Yang perlu dipantau

StarkWare berencana merilis draf whitepaper pada November 2026, menjadi penanda konkret berikutnya dalam perdebatan transisi Starknet. Perubahan tokenomics GMX mulai berlaku pada 28 Oktober 2026. Pendiri Aave, Stani, telah memberi bocoran soal Aavenomics 3.0 yang mencakup buyback, staking, dan burn, dengan detail lebih lanjut masih dinantikan. Voting tata kelola Starknet berikutnya soal migrasi aktual akan menjadi milestone nyata selanjutnya untuk dipantau.

Artikel ini bersifat informasi, bukan nasihat keuangan. Harga adalah cuplikan sesaat dan terus berubah. Tidak ada bagian dari artikel ini yang merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual aset apa pun. Lakukan riset Anda sendiri.

Keep reading