Gadgets & Hardware

Lenovo Akui Update BIOS Bikin Legion Go Mati Total

By bonuz NewsroomPublished August 27, 2026
Lenovo Confirms Legion Go BIOS Update Bricked Devices

Lenovo mengonfirmasi bahwa update BIOS yang bermasalah membuat sejumlah handheld gaming Legion Go mati total (brick). Perusahaan kini menyarankan pengguna melakukan restart manual atau menghubungi customer support. Bagi siapa pun yang memiliki, atau berencana membeli, perangkat gaming handheld, penting untuk memahami bagaimana produsen menangani kegagalan software yang bisa merusak hardware.

Apa yang sebenarnya terjadi

Lenovo menyampaikan kepada The Verge bahwa sejumlah perangkat Legion Go "berpotensi mengalami layar hitam saat proses instalasi BIOS versi V42". Direktur komunikasi Jeff Witt menjelaskan bahwa update tersebut "tidak didistribusikan melalui Windows Update maupun Legion Space" dan telah dihapus dari situs support Lenovo. Lenovo menyarankan pengguna menahan tombol power selama sekitar 10 detik, menunggu satu menit, lalu menyalakan ulang perangkat. Jika langkah ini gagal, pengguna diminta menghubungi customer support. Hanya Legion Go 8APU1 generasi awal yang rentan terhadap masalah ini, sementara Legion Go S dan Legion Go 2 tidak terdampak. Seorang pengguna forum bernama "Daniel_Legion", yang disebut sebagai karyawan Lenovo, menulis bahwa perbaikan "seharusnya dilakukan secara gratis" untuk unit bergaransi, dan unit di luar masa garansi pun "seharusnya diperbaiki gratis, namun mohon periksa aturan hukum setempat". Sebuah tim pengujian di Eropa berhasil mereplikasi kerusakan ini pada tiga dari tiga perangkat yang dicoba.

Kronologi kejadian

Laporan mengenai Legion Go yang mati total mulai bermunculan pada awal Agustus 2026, ketika Lenovo menarik BIOS V42 setelah menerima keluhan pengguna. Menurut The Verge, salah satu pengguna Reddit bahkan mengunggah tagihan perbaikan senilai hampir 300 dolar AS. Lenovo memilih bungkam selama tiga minggu sebelum akhirnya merilis pernyataan resmi pada 24 Agustus 2026. Sikap hati-hati Lenovo ini berbeda dengan langkah Framework, startup komputer modular, yang menjanjikan perbaikan gratis untuk perangkat yang rusak akibat update BIOS bermasalah dari mereka sendiri. Editor The Verge, Sean Hollister, menginstal BIOS V42 pada unit miliknya dan melaporkan bahwa perangkatnya tetap berfungsi setelah proses booting menegangkan selama enam menit, menunjukkan bahwa kegagalan ini bersifat tidak konsisten, bukan menyeluruh.

Mengapa ini penting bagi Anda

Bagi pemilik Legion Go 8APU1, saran utamanya sederhana: jangan menginstal BIOS V42 jika belum melakukannya. Jika perangkat sudah mati total, coba dulu metode reset tombol power sebelum menghubungi customer support. Status garansi masih belum jelas, karena Lenovo belum mengonfirmasi kebenaran komentar forum yang menjanjikan perbaikan gratis di luar masa garansi. Bagi produsen dan pembuat perangkat, insiden ini menaikkan standar pengujian BIOS sebelum dirilis ke publik. Handheld gaming PC menggunakan hardware kompleks dan custom, sehingga satu update firmware yang buruk bisa mengubah perangkat seharga 700 dolar AS menjadi besi rongsokan. Pembeli perangkat AR atau wearable lainnya, termasuk kacamata pintar, juga perlu memperhatikan bagaimana perusahaan menangani kegagalan firmware, karena risiko serupa berlaku di sana.

Pertanyaan besarnya

Apakah produsen hardware seharusnya menjamin perbaikan gratis untuk kerusakan yang disebabkan oleh update software mereka sendiri, terlepas dari status garansi? Framework telah menetapkan preseden itu untuk laptop modular mereka. Lenovo belum menyamai langkah tersebut untuk Legion Go, meski ada komentar karyawan di forum yang mengisyaratkan hal serupa. Seiring makin banyak perangkat, dari handheld hingga kacamata pintar, yang bergantung pada firmware yang dikirim dari jarak jauh, batas antara klaim garansi dan kewajiban dasar produsen menjadi semakin sulit didefinisikan. Siapa yang seharusnya menanggung biaya ketika sebuah update merusak perangkat tanpa kesalahan dari pemiliknya?

Yang perlu dipantau

Lenovo menyatakan pihaknya terus melakukan validasi terhadap update BIOS mendatang untuk Legion Go. The Verge telah meminta konfirmasi apakah komentar forum soal perbaikan gratis merupakan kebijakan resmi, namun hingga kini belum ada tanggapan. Pemilik perangkat yang masih menunggu kejelasan disarankan memantau kanal support dan forum resmi Lenovo. Bonuz akan terus mengikuti bagaimana produsen handheld dan wearable menangani risiko firmware, seiring semakin banyaknya perangkat terhubung, termasuk kacamata pintar, yang beredar ke tangan konsumen.

Keep reading