Gadgets & Hardware

Dongle VFLEX Werewolf Bikin Gadget Lawas Pakai USB-C

By bonuz NewsroomPublished August 9, 2026
Werewolf VFLEX USB-C Dongle Turns Old Gadgets Modern

Dongle VFLEX dari Werewolf mengubah gadget lawas berkonektor barrel-jack agar bisa diisi daya lewat USB-C, sehingga satu baterai USB saja bisa menghidupkan monitor desktop, Super Famicom, dan perangkat retro lainnya. Bagi siapa pun yang masih repot menyimpan charger proprietary yang sudah mati untuk perangkat lama, kini ada solusi seharga $8 (USD) yang bekerja di lusinan perangkat.

Apa yang sebenarnya terjadi

Sean Hollister dari The Verge menguji dongle VFLEX buatan Werewolf, dalam artikel yang terbit pada 7 Agustus 2026. Dongle ini dijual $8 (USD), sementara ujung barrel jack tambahan dibanderol $4 (USD) per buah. Alat ini dipasang ke charger atau baterai USB-C dan langsung menegosiasikan voltase yang dibutuhkan, mendukung level standar USB Power Delivery yaitu 5V, 9V, 15V, 20V, 28V, 36V, hingga 48V dengan charger 240W. Hollister mengukur konsumsi Super Famicom miliknya, sebuah monitor 24W, dan adapter HDMI di bawah 1W, semuanya berjalan lewat adapter VFLEX dari satu baterai Shargeek 300, menurut artikel Werewolf transformed my old gadgets into USB-C powered ones. Kevin Spangler dari Werewolf mengatakan VFLEX "mungkin belum cocok untuk konsumen kebanyakan" karena proses pengaturannya yang agak rumit. Pendiri perusahaan, Luke Beno, menyebut mereka berencana membuat versi dongle dengan polaritas terbalik.

Bagaimana kita sampai di sini

USB-C perlahan menjadi standar pengisian daya utama untuk ponsel, laptop, dan tablet, tetapi puluhan tahun gadget yang dibuat sebelum protokol ini ada masih mengandalkan barrel jack dan adapter AC khusus. Perangkat seperti Super Famicom dari Nintendo yang rilis tahun 1990, atau hard drive eksternal lawas, sama sekali tidak dirancang untuk USB Power Delivery. Pendekatan Werewolf sepenuhnya menghindari konversi voltase. VFLEX cukup meminta voltase yang tepat sesuai kebutuhan perangkat dari charger USB-C yang kompatibel, memakai proses negosiasi yang sama seperti yang dipakai laptop modern. Pengguna mengatur dongle ini lewat aplikasi pendamping atau API publik, menyimpan profil charger dan perangkat untuk dipakai berulang kali. Dengan begitu, baterai USB-C bertenaga besar bisa berubah jadi adapter serbaguna untuk perangkat lawas.

Mengapa ini penting untuk Anda

Bagi pemilik konsol retro, kamera vintage, atau perangkat industri yang masih memakai barrel jack, VFLEX menawarkan cara untuk melepas ketergantungan pada power brick proprietary yang sudah mati tanpa perlu memodifikasi perangkat itu sendiri. Para pembuat aksesori untuk perangkat lawas juga mendapat referensi baru soal negosiasi daya, alih-alih konversi voltase yang tetap. Werewolf sendiri sedang mengembangkan kabel adapter khusus untuk konsol retro, mesin CPAP, dan konektor industri M12, memperluas kegunaannya di luar kalangan hobiis. Namun tidak semua charger USB-C cocok. Hanya charger yang mendukung voltase programmable power supply di bawah level standar, atau charger Extended Power Range di atas 100W, yang bisa membuka seluruh rentang voltase dongle ini. Jadi pembeli tetap perlu mengecek spesifikasi charger mereka sebelum mengandalkan alat ini.

Pertanyaan besarnya

Jika sebuah dongle kecil bisa menerjemahkan standar daya berumur puluhan tahun ke protokol USB-C modern, berapa banyak lagi antarmuka lawas lainnya, dari video analog hingga konektor industri, yang bisa dijembatani dengan cara serupa? Negosiasi daya universal ini memunculkan pertanyaan lebih besar soal daya tahan perangkat keras. Haruskah perangkat masa depan dirancang dengan sistem daya yang bisa dinegosiasikan lewat software sejak awal, bukan voltase tetap yang sudah dipatok di adapter dinding? Jawabannya bisa membentuk cara produsen merancang sistem pengisian daya untuk gadget yang dimaksudkan bertahan puluhan tahun, bukan cuma satu siklus produk.

Yang perlu diperhatikan

Pendiri Werewolf, Luke Beno, mengatakan versi dongle VFLEX dengan polaritas terbalik sedang direncanakan, sehingga menghilangkan kebutuhan konektor berujung oranye yang terpisah. Perusahaan ini juga sedang mengembangkan kabel adapter untuk konsol game retro, mesin CPAP, dan konektor industri M12. Kevin Spangler, yang sebelumnya bekerja di Werewolf, mengatakan perusahaan mungkin akan membuat power supply mereka sendiri untuk membuka voltase tambahan. Belum ada tanggal rilis pasti yang diumumkan untuk semua produk mendatang ini.

Keep reading